Masalah pencemaran
lingkungan pada pemukiman masyarakat merupakan hal yang perlu mendapatkan
perhatian khusus. Pencamaran lingkungan yang terdapat pada pemukiman masyarakat
dapat menyebabkan berbagai penyakit. Penanganan terhadap pencemaran lingkungan
harus dilakukan secara tepat guna mendukung lingkungan yang sehat. Pencemaran lingkungan
sendiri ialah perubahan yang terjadi pada suatu ekosistem yang memiliki dampak
buruk.
Kita ambil contoh
pencemaran lingkungan yang terjadi di sekitar rumah saya. Pencemaran yang ada
didaerah ini diantaranya ialah polusi udara. Polusi udara ini disebabkan karena
sampah yang dibakar. Sampah dari tiap rumah yang telah diangkut oleh petugas
kebersihan akan dikumpulkan di sebuah tanah lapang yang kemudian dibakar setiap
dua kali seminggu. Asap hasil pembakaran yang saya rasakan memang sedikit
mengganggu. Mengapa saya bilang sedikit? Karena asap hasil pembakaran ini hanya
saya rasakan ketika angin sedang berhembus ke arah rumah dan asapnya tidak
terlalu tebal ketika dirumah saya, akan tetapi udara di lantai 2 terutama
balkon menjadi tidak enak. Jika ini terjadi berkepanjangan tidak menutup
kemungkinan akan berdampak buruk pada sistem pernapasan yang dihasilkan dari
debu asap tersebut. Penanganan yang terpikirkan oleh saya ialah membawa semua
sampah dari tiap rumah yang telah dikumpulkan ke tempat pembuangan akhir.
Masalah lingkungan
kedua ialah sampah yang berada diselokan. Sampah ini didominasi oleh bungkus
jajanan-jajanan yang ada di warung seperti, ciki, bungkus dan stik es krim,
makanan sisa dan plastik es beserta sedotannya. Kemungkinan yang dapat
menyebabkan terjadi pencemaran ini ialah kurangnya tempat sampah di luar rumah
sehingga orang-orang yang membeli jajanan diwarung dan mengobrol sesaat atau
orang yang lewat sambil membawa makanannya yang telah habis langsung
membuangnya diselokan. Dampak yang dapat terjadi pada masalah lingkungan
seperti ini ialah munculnya bau tidak sedap di pemukiman. Ini terjadi karena selokan yang
kotor dengan makanan dan sampah lainnya terkontaminasi dengan bakteri hingga
terjadi pembusukan. Dampak lainnya ialah terjadinya genangan air karena
tersumbat oleh sampah. Genangan air ini dapat menjadi tempat berkembangnya
bakteri dan jentik-jentik nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit seperti
malaria dan lainnya. Penanganan yang dapat dilakukan ialah seperti menempatkan
tempat sampah umum di sekitar pemukiman.